Public News

Renungan SBU | Kamis, 21 Maret 2019

Renungan SBU | Kamis, 21 Maret 2019

MINGGU PRAPASKAH  
KAMIS, 21 MARET 2019    
Renungan Pagi
KJ.423:1,2 –Berdoa


JANGAN MERUGIKAN ORANG LAIN

Imamat 25:14-17
“Apabila kamu menjual sesuatu kepada sesamamu atau membeli dari padanya, janganlah kamu merugikan satu sama lain.” (ay.14)

Ketika harga barang-barang kebutuhan pokok naik dari harga normal, konsumen sering merasa dirugikan. Para penjual dianggap menaikkan harga sesukanya. Pembeli memang tidak mau dirugikan dan berusaha mendapatkan harga yang murah. Jika pembeli membeli barang di pasar, mereka berani untuk menawar agar mendapatkan harga yang murah. Sikap ini tidak terlihat ketika mereka berbelanja di Supermarket. Berapapun harga yang ditawarkan  mereka akan membelinya tanpa penawaran. ?

Prinsip utama dari pesan Imamat 25:14-17 ini adalah orang tidak boleh saling merugikan dalam perdagangan. Pesan ini penting karena itu diulang dua kali (ay.14 dan 17). Prinsip penetapan harga jual adalah jumlah tahun sesudah tahun Yobel. Semakin sedikit tahunnya, semakin kecil harga penjualannya. Semakin banyak tahunnya, semakin mahal harga jualnya. Pembeli tidak boleh menjual barangnya dengan harga mahal ketika jumlah tahun panen masih sedikit atau menjual dengan harga lebih murah ketika jumlah tahun panennya lebih banyak. Demikian pula pembeli tidak boleh hanya memikirkan keuntungan dirinya sendiri dengan selalu menginginkan harga yang lebih murah tanpa memperhitungkan jumlah tahun panen.

Jika proses jual beli berpegang pada prinsip tidak boleh saling merugikan, maka sebenarnya kita tidak perlu khawatir dengan naik turunnya harga. Pembeli tidak khawatir bahwa harga barang akan terus naik tanpa pernah turun lagi. Begitu juga penjual tidak akan khawatir bahwa barangnya akan dibeli dengan harga murah oleh pembeli. Semua warga masyarakat, terutama kalangan ekonomi lemah bisa tetap membeli barang yang mereka butuhkan. Begitu
juga pedagang kecil tidak perlu khawatir dalam soal harga dan pendapatan dengan pedagang bermodal besar yang bisa saja memainkan harga pasar.

KJ.423 : 3,4
Doa : (Ya Tuhan, ajarlah kami untuk tidak hanya mencari keuntungan diri kami sendiri)



MINGGU PRAPASKAH  
KAMIS, 21 MARET 2019    
Renungan Malam
KJ. 403:1,2 –Berdoa


BERKAT TUHAN CUKUP

Imamat 25:18-22
 Aku akan memerintahkan berkat-Ku kepadamu sehingga hasil panenmu akan cukup untuk 3 tahun.” (ay.21)

Perubahan iklim di Indonesia pada tahun 2010 berdampak pada gagal panen di berbagai daerah. Banyak daerah mengalami krisis pangan. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan petani terkait dengan pemenuhan kebutuhan pangan mereka. Kekhawatirran terus berlanjut bahwa jika situasi ini terus terjadi maka anak cucu Indonesia akan mengalami krisis pangan. Bayangkan saja, baru hasil panen berkurang saja orang sudah begitu khawatir, bagaimana kalau selama setahun tidak boleh menanam atau menuai seperti Israel?

Perasaan khawatir bahwa apakah persediaan makanan yang ada cukup baginya dan keluarganya juga dimiliki Israel ketika mereka diminta untuk selama setahun tidak menanam. Tuhan tahu apa yang ada di pikiran umat. Mereka mungkin khawatir memikirkan aturan Tuhan bahwa mereka tidak boleh menanam selama setahun. Kami makan apa kalau kami tidak boleh menanam atau menuai pada tahun ketujuh (ay. 20)?. Tuhan membuat aturan tidak boleh menanam selama setahun, tetapi Dia menyediakan berkat yang cukup untuk 3 tahun bagi umat selama masa tidak menanam (ay. 21). Aturan itu dibuat dengan tujuan agar umat hidup bergantung pada Tuhannya. Karena itu Dia meminta umat untuk melakukan peraturan-peraturan-Nya dan memelihara hukum-hukumNya agar mereka hidup di negerinya dengan aman (ay.18). Semua ini menunjukkan bahwa Tuhan-lah pemberi hidup dan sumber berkat.

Firman Tuhan ini mengingatkan kita bahwa Allah selalu peduli dengan apa yang kita butuhkan dalam hidup ini. Jangan kita hanya bisa bernyanyi:  “Allah mengerti, Allah peduli segala persoalan yang kita hadapi. Tak akan pernah di biarkannya kubergumul sendiri sebab Allah mengerti.”. Tetapi dalam kehidupan, kita begitu khawatir ketika kita kekurangan makanan. Firman Tuhan ini mengingatkan bahwa Allah tidak akan membiarkan umat-Nya kelaparan. Dia
punya cara untuk mencukupkan kita dengan apa yang kita butuhkan.

KJ. 403:4
Doa : (Kristus, mampukan kami untuk berserah dan percaya bahwa Engkau akan mencukupkan kami dengan apa yang kami butuhkan).

Read More