Koyakkanlah Hatimu!

Posted by on Jul 12, 2015 in Artikel | 0 comments

Koyakkanlah Hatimu!

Yoel 2 : 12 – 17

Jumat, 31 Jan 2014
Joner akhirnya dinyatakan bebas sebagai warga binaan di salah satu Lembaga Pemasyarakatan di kota ‘S’. Empat tahun lamanya ia di tahan karena kasus penipuan. Ia disambut istri juga keluarganya dan menyatakan penyesalannya serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. Beberapa minggu kemudian ia bertemu dengan beberapa kawan lama dan tergoda untuk melakukan kejahatan lama. Singkat cerita kejahatan baru pun terjadi sehingga Joner kembali tertangkap dengan predikat residivis yang kembali kumat. 
Ungkapan penyesalan dari seseorang bisa saja dianggap sebagai suatu pertobatan, namun belum tentu isi hati demikian. Melalui Yoel Tuhan memperingatkan agar pertobatan bangsa itu bukan yang pura-pura. Perkabungan yang Tuhan mau bukan dengan mengoyakkan pakaian namun hati. Bukan yang kelihatan manusia namun yang Tuhan lihat, itu yang ia kehendaki.Apakah hal itu juga terjadi di dalam kehidupan kita? Apakah pertobatan yang sebenarnya kita lakukan atau sebaliknya. Jika hanya di ucapan saja, sepertinya siapa pun dapat melakukannya, namun jika pertobatan itu dari hati siapakah yang mampu? Sadar atau tidak, bertobat merupakan suatu hal yang sangat mudah untuk diucapkan, namun sulit sekali untuk dilakukan. Tuhan Yesus juga mengingatkan kita untuk kita berjaga-jaga dan berdoa supaya tidak jatuh dalam percobaan karena roh memang penurut namun daging lemah (Mat.26:41). Jika kepada manusia kita dapat bersandiwara, tidak demikian halnya kepda Tuhan, karena Ia mengenal kita jauh sampai ke dalam hati. Persembahkanlah hati yang terkoyak itu bagi Tuhan sebagai tanda pertobatan kita yang sungguh. Hati yang terkoyak merupakan tanda kesungguhan pertobatan kita karena dari hatilah semua pikiran dan bagian tubuh kita diubah untuk berbuah baik.
KJ. 35 : 5
Doa : Anugerahkanlah kepada hamba-Mu ini ya Bapa, hati yang sungguh mau bertobat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *