Renungan SBU | Rabu, 24 Oktober 2018

Posted by on Oct 24, 2018 in Sabda Bina Umat | 0 comments

Renungan SBU | Rabu, 24 Oktober 2018

MINGGU XXI SES. PENTAKOSTA
RABU, 24 OKTOBER 2018
Renungan Pagi
KJ.54 : 1,2 –Berdoa

FIRMAN-NYA UNTUK KITA DAN SANGAT DEKAT DENGAN KITA

Ulangan 30:1-14
“Tetapi firman ini sangat dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu, untuk dilakukan” (ay.14)

Siapakah di antara kita yang sudah selesai membaca Alkitab dari kitab Kejadian sam pai dengan kita Wahyu? Ada yang sudah beberapa kali selesai membaca Alkitab? Apakah yang kita dapatkan sesudah membaca Alkitab? Berapa banyak ayat Alkitab yang kita hafal?

Dekat dengan firman TUHAN bukan hanya sebatas membacanya sampai selesai, bukan pula soal banyaknya ayat yang dapat dihafak melainkan yang lebih utama adalah menghayatinya dan menerapkan serta melakukannya dalam keutuhan hidup. Apakah yang kurang dari metode pendidikan agama orang Israel? Bukankah sangat lengkap? Tetapi mengapa mereka masih terus melakukan hal yang menyakiti hati TUHAN? Bahkan bukan hanya soal membaca firman, mereka juga banyak mengalami peristiwa-peristiwa penyataan TUHAN yang luar biasa! Musa dan banyak pemimpin serta utusan TUHAN terus menerus mengingatkan orang Israel untuk membangun hidup yang berkenan di hadapan TUHAN. Dan untuk itu TUHAN memberikan firman-Nya agar mereka mengerti dan dibentuk sesuai dengan yang TUHAN kehendaki Mereka sangat mengerti, namun mereka sering tidak membuka hati bahkan sering abaikan untuk menghayati dan mentaati.

Apakah yang telah kita lakukan dengan firman TUHAN? Apakah kita sudah menjadikannya sungguh-sungguh sebagai suluh dan pelita bagi jalan dan kaki kita‘? Apakah kita sudah sungguh-sungguh menghayati kebenaran firman TUHAN yang menuntun kita untuk hidup dan menerima kehidupan yang berkenan di hadapan TUHAN?
Mari buka hati untuk firman-Nya dan buka kehidupan kita untuk mengisinya dengan firman TUHAN.

KJ. 54 : 3,4
Doa : (Ya TUHAN, beri kami hati yang mau mendengar, memelihara dan melakukan firman-Mu)


RABU, 24 OKTOBER 2018
Renungan Malam
KJ.305 : 1,2 –Berdoa

MENGASIHI TUHAN BERARTI MENERIMA KEHIDUPAN

Ulangan 30 : 15 – 20
“… Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu, dengan mengasihi TUHAN, Allahmu, mendengarkan suara-Nya dan berpaut pada-Nya, …” (ay.19-20)

Tidak ada bangsa yang memlilki pengalaman luar biasa seperti bangsa Israel. Pada masa kepemimplnan Musa, ada banyak karya kuasa TUHAN yang luar biasal Namun, Alkitab dengan jujur juga menceritakan betapa “tidak tahu diri nya orang Israel, mereka menyimpang dari jalan yang TUHAN kehendaki, mengkhianati dan melawan TUHAN! Apakah akibatnya? Mereka harus menerima konsekuensil akibat dari perbuatan mereka: penderitaan, hukuman bahkan kematian!

Musa mengingatkan umat lsrael untuk teguh memelihara prinsip hidup, yang utamanya adalah prinsip untuk hldup mengasihi TUHAN! Karena dengan mengasihi TUHAN berarti mau mengerti dan melakukan kehendak TUHAN; dan kehendak TUHAN pasti baik bahkan teramat baik bagi kehidupan umat! Mengasihi TUHAN
menjadi dasar untuk semua perbuatan yang dilakukan umat dalam beribadah, bersekutu bahkan melakukan berbagal aktifitas lainnya. Mengasihi TUHAN berarti mau menjalani keutuhan hidup dengan sikap hati yang terus terarah hanya kepada TUHAN dan tidak kepada yang lain.

Sudahkah kita mengasihl TUHAN dengan sungguh-sungguh? Sudahkah kita mengasihl TUHAN yang selalu setia mengaslhi kita? Sudahkah kita mengasihl TUHAN yang selalu menghendaki kita untuk menerima kehidupan dan bukan kematian? Hidup yang jujur, murni, tulus dan tidak munafik, bukanlah kita lakukan karena kita mencari dan mengejar sesuatu Melainkan kita melakukannya karena TUHAN Allah, Pencipta, Pemelihara dan Penyelamat kita setia dan mengasihi kita.

KJ.305 : 3,4
Doa : (Ya TUHAN, kami mau mengasihi-Mu sebagaimana Engkau yang telah lebih dulu dan selalu mengasihi kami)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *