Renungan SBU | Kamis, 01 November 2018

Posted by on Nov 1, 2018 in Sabda Bina Umat | 0 comments

Renungan SBU | Kamis, 01 November 2018

MINGGU XXII SES. PENTAKOSTA
KAMIS, 1 NOVEMBER 2018
Renungan Pagi
KJ.40:1,2 –Berdoa

AJAIB KASIH KARUN|A ALLAH

Efesus 2 : 1 – 7
“oleh kasih karunia kamu diselamatkan”(ay.5)

Seorang raja dapat menyatakan kasih karunia dengan mengangkat seorang anak rakyatnya menjadi keluarga raja, tetapi soal pewarisan takhta tidak mungkin diperoleh anak tersebut. Hal tersebut nampak pada Firaun, ketika putri Firaun mengangkat Musa sebagai keluarga Firaun, sekalipun Musa ternyata lebih pandai dari pada putra Firaun sendiri.

Menurut Paulus dalam bacaan hari ini, sungguh berbeda kasih karunia Allah yang dinyatakan kepada kita oleh Yesus Kristus. Ia menebus kita dari dosa dan memelihara hidup kita oleh kasih karunia-Nya. Bila kita mati, Ia akan membangkitkan kita dan memberi tempat bagi kita di sorga bersama Kristus. Sungguh ajaib Kasih Karunia Allah bagi kita. Ia menjadikan kita pewaris Kerajaan-Nya bersama Yesus Kristus. Kasih karunia Allah melebihi, bahkan di atas segala kasih karunia penguasa di dunia ini yang mustahil menjadikan kita pewaris kerajaan-Nya. Sebagai umat yang dikasihi Allah, jangan meragukan janji-Nya tentang masa depan yang istimewa dan indah itu. Kemewahan duniawi tidak bisa menandingi kebahagiaan kita dalam kasih karunia Allah itu. Oleh sebab itu, janganlah kita disesatkan oleh pikiran dan nafsu kita untuk menukar anugerah kasih karunia Allah itu dengan kemewahan duniawi yang sekejap, lalu masa depan kita menjadi suram.

Hiduplah dalam kasih karunia-Nya dengan iman dan kasih sejati seperti yang dipesankan oleh Yesus Kristus, agar Ia tetap mengasihi kita dan menjaga kita dalam keselamatan yang telah dikerjakan-Nya.

KJ.40 : 3,4
Doa : (Terima kasih ya Tuhan, atas kasih karunia keselamatan-Mu)

KAMIS, 1 NOVEMBER 2018
Renungan Malam
KJ.234: 1,3 –Berdoa

PEMBERIAN YANG LUARBIASA

Efesus 2:8-10
“Karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman, itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah” (ay.8)

Ketika ada seorang tamat SMA dan mendapat tawaran beasiswa untuk melanjutkan kuliah ke Sekolah ilnggi, sementara yang lainnya mencari beasiswa, tetapi tidak mendapatkannya, maka komentar teman-temannya terhadap hal yang tidak pernah mereka alami itu: “luar biasa !” Yang mencari beasiswa tidak dapat dan yang tidak mencari justru mendapatkannya. Itulah yang namanya anugerah atau kasih karunia Tuhan .

Sama halnya dengan ungkapan Paulus bagi kita malam ini. Hanya karena iman kepada Allah, kita menerima anugerah keselamatan. Sedangkan orang lain, bersusah payah untuk selamat, tetapi tidak mendapatkannya. Kata Paulus, keselamatan itu pemberian Allah karena iman, bukan hasil usaha yang bisa dimegahkan atau dibanggakan.

Firman Allah itu sudah jelas, tetapi masih banyak orang yang meragukan kebenarannya dan tidak percaya kepada berita itu. Jika ada orang yang menganggap bahwa ia dapat berbuat baik untuk diselamatkan, maka dia akan kecewa, sebab seseorang yang berbuat baik tidak mungkin dapat memenuhi perintah Allah dalam hal memperoleh keselamatan. Manusia pada hakekatnya berdosa, tidak bisa suci seperti yang dikehendaki Allah.

Jangan buang waktu dan menyia-nyiakan kesempatan, untuk memperoleh anugerah keselamatan dengan cuma-cuma. Hanya oleh iman, itu saja kunci bagl kita. Tidak semua orang beroleh iman, karena mereka tidak tinggal dalam Yesus dan firman kebenaran-Nya. Dasar hidup yang tidak jelas membuat keyakinan goyah. Tidak ada ketentraman dan rasa damai dalam dirinya. Kembalilah kepada Yesus dan firman kebenaran-Nya, maka imanmu akan tumbuh dan mengarahkan hidupmu pada jalan keselamatan-Nya.

KJ 234:4,5
Doa : (Terima kasih Tuhan, atas keselamatan yang Kau anugerahkan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *