Renungan SBU | Senin, 05 November 2018

Posted by on Nov 5, 2018 in Sabda Bina Umat | 0 comments

Renungan SBU | Senin, 05 November 2018

MINGGU XXIII SES. PENTAKOSTA
SENIN, 5 NOVEMBER 2018
Renungan Pagi
GB.242 : 1 –Berdoa

TUHAN MEMULIHKAN UMAT-NYA

Yesay 11:11-14
“Pada waktu itu Tuhan akan mengangkat pula tangan-Nya untuk menebus sisa sisa umat-Nya….” (ay.11)

Kalau Tuhan bekerja memulihkan keadaan, maka kita akan melihat cara kerja Tuhan dan hasil kerja-Nya yang luar biasa. Hanya jika Tuhan yang melakukan semuanya, dan jika hanya ketika kita diperkenankan-Nya, maka kita dapat melihat kebesaran perbuatan-Nya. Siapa yang dapat mengubah situasi hidup kita yang sulit menjadi baik? Pemikiran dan tenaga kita tentu tidak sanggup melakukannya, sekalipun kita berpikir dapat melakukannya. Jika bukan karena Tuhan, maka tidak ada yang dapat melakukannya. Berhadapan dengan kesulitan hidup, jangan uji coba kemampuan diri tanpa Tuhan untuk menyelesaikannya, tetapi sertakan Tuhan,
maka penolongan-Nya akan menjadi jalan keluar yang terbaik bagi kita.

Umat Israel yang tetap tinggal di Yerusalem dan yang mengalami pembuangan terserak ke mana-mana. Terpisah dengan sanak keluarga dan sebangsanya. Hukuman yang sangat berat harus mereka jalani. Kepada Israel, Yesaya bernubuat bahwa Tuhan akan mengumpulkan mereka kembali. Umat yang terserak akibat peperangan dan penaklukan Babel akan dikumpulkan. Umat yang kehilangan tanah, tempat kediaman dan sanak keluarga akan ditebus Tuhan dan dikumpulkan kembali. Tuhan akan melakukannya bagi umat-Nya ketika masa pemulihan berlangsung. Tuhan yang mengasihi merekalah yang akan melakukannya bagi umat-Nya.

Ketika semua orang melihat perbuatan tangan Tuhan yang dahsyat memulihkan umat-Nya, maka orang-orang yang ada di sekeliling umatpun akan bersorak-sorai. Semua musuh Israel pun akan tunduk kepada Tuhan, umat Tuhan akan dipulihkan dengan dikumpulkan dan selanjutnya mereka akan menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai umat Tuhan yang baru.

GB. 242 :3
Doa : (Terimakasih Tuhan, Engkau telah memulihkan hidup kami, ajarlah kami untuk dapat menjalankan kehidupan sebagai anak-anak Tuhan, dan dari hidup kami nama Tuhan dimuliakan)

SENIN, 5 NOVEMBER 2018
Renungan Malam
GB.369 : 1 –Berdoa

PEKERJAAN TU HAN YANG DAHSYAT

Yesaya 11 :15 – 16
“…akan ada jalan raya bagi sisa-sisa umat-Nya…..” (ay.16)

Menjadi tawanan di negeri asing selama 75 tahun sangat menyakitkan. Dibuang juga berarti umat Israel diserak ke berbagai tempat di sekitar Babel. Yesaya bernubuat bahwa Israel akan dikumpulkan kembali dan mereka akan kembali mengalami masa kejayaan. Allah akan melakukannya bagi mereka. Bagaimana cara Allah melakukannya? Mengumpulkan Israel yang masih tersisa dan mengembalikan mereka ke tanah air mereka. Pekerjaan Tuhan sulit untuk dapat dipahami oleh logika manusia. Tidak ada kekuatan dan kekuasaan manusia manapun dapat mengumpulkan kembali Israel yang terserak dan mengembalikannya ke Yerusalem, tanah
mereka. Namun, Tuhan dapat melakukannya dan akan melakukannya bagi umat-Nya.

Tuhan adalah Tuhan yang sama, dan selamanya Dia adalah Tuhan dengan kuasa-Nya yang dahsyat telah membawa Israel keluar darl Mesir dan telah memelihara serta menolong mereka dalam perjalanan di Padang Gurun. Tuhan yang sama yang akan mengumpulkan mereka yang terserak karena pembuangan dan membawa mereka kembali ke Yerusalem. Yesaya menubuatkan kuasa Tuhan yang bekerja atas umat-Nya, “Tuhan akan mengeringkan teluk Mesir. . .mengacungkan tangan-Nya terhaclap sungai Efrat dan memukulnya pecah menjadi tujuh batang air, sehingga orang dapat melaluinya dengan berkasut” (ay.15). Kedahsyatan pekerjaan
Tuhan bagi manusia adalah mustahil, tetapi kalau Tuhan bekerja, maka Ia dapat melakukannya melampaui kemampuan manusia untuk memahami pekerjaan-Nya. Semua yang dilakukan-Nya untuk kebaikan umat yang dikasihi-Nya, “Maka akan adajalan raya bagi sisa-sisa umat-Nya” (ay.16). Tuhan mengasihi umat-Nya, Ia berkehendak umat-Nya hidup di dalam kasih-Nya, dan oleh kehendak-Nya pula umat-Nya hidup di dalam kebaikan-Nya.

GB. 369 : 2
Doa : (Terimakasih Tuhan untuk kasih sayang-Mu. Semua perbuatan-Mu ajaib bagi kami. Mampukan kami untuk bersyukur kepada-Mu melalui kerja dan layan kami)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *